Latest News

Rabu, 10 Agustus 2011

JILBAB kebangkitan, jilbab peradapan.


JILBAB kebangkitan, jilbab peradapan.
Alhamdulilah, berkat rahmat dan kasih sayang Allah ane sudah berhijab sekarang, walau terasa telat tepatnya disemester 5 atau empat lebih tepatnya tahun 2007 pertengahan saya sudah pakai jilbab. Dan alhamdulilah lagi aye berhijabnya yang nggak sekedar nutup kepala, pakai baju lengan panjang dan kedua kaki tak keliatan, doakan hijab saya semakin benar.
Aye menulis ini setelah membaca buku super dumber luar biasa karya ustadz rahmat abdulloh pada sub bab “cucu mushola” di buku warisan sang murobbi.
Sekarang ini kita bisa lihat, orang begitu banyak memakai jilbab dengan aneka bentuk dan warnanya, sekarang dari anak TK sampai mahasiswa sudah pada pakai jilbab semua.
Ini semua tidak berjalan begitu saja, tiba-tiba secara mulus.kalau mendengar cerita-cerita embak-embak yang duluan memakai jilbab, sungguh miris.
Perjuangan mereka begitu panjang dan lama, choki-choki aje kalah.
Bagaimana mereka yang ingin menaati perintah ALLAH dipersulit disekolah-sekolah negeri yang dibiayai oleh umat islam melalui pajak dan retribusi dkk.
Bagaimana para orangtua berperan aktif dalam pelarang dengan aneka alasan mulai dari seret jodoh sampai susah dapet jodoh
Bagaimana guru-guru ngaji didesa tempat kita dulu belajar alif ba ta, melihat embak-embak berjilbab agak lebar sebagai ancaman dengan menebar isu aliran sesaat.
Bagaimana press menyebutnya sebagai mode, sebagai gerakan bawah tanah yang dibiayai arab.
Tentu saja jilbab bukan hanya sekedar mode, mengambil istilah ustadz rahmat abdulloh, jilbab adalah indicator kebangkitan. Lihatlah sekarang, semua wanita muslim baik sudah balig atau belum berbondong-bondong memakai jilbab.
Saya tidak akan ragu bilang, sekarang dan isha Allah dimasa depan, Indonesia akan dan tetap akan berhamburan wanita-wanita, gadis-gadis dan cewek-cewek yang anggun, cerdas, dan berdaya dengan jilbab kebangkitannya.
bila Allah menghendaki sesuatu, tiada satupun yang mampu menolaknya”(QS.yunus:107)
Saya iri pada embak-embak yang dulu kokoh menerjang dengan jilbabnya melawan arus penindasan, kalau melihat sekarang begitu lumrahnya orang pakai jilbab, tentu mereka kebanjiran royalty bukan dari manusia tentu saja tapi dari RABB penguasa alam semesta.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post