Latest News

Sabtu, 02 Juli 2016

Megahnya Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta


Yang baru di Terminal 3 Bandara Soekano putra
Kita akan punya Bandara dengan kualitas international, bukan bandara seh, akan tetapi dimulai dari terminal 3 (Nb: Terminal 3 yang baru, jadi ada proyek perpanjangan terminal 3). Well hal ini menjawab tantangan akan banyaknya turis yang terus bertambah setiap tahunnya. Indonesia memang sangat butuh sebuah bandara dengan kualitas terbaik, agar wisatawan yang datang ke Indonesia bisa semakin banyak.
Saya mewakili Weekend Project 101 kemarin berkesempatan hadir dalam tour dan acara seru di terminal 3 bandara Soekarno Hatta, banyak hal menarik disana, selain tour bandara, talkshow dengan bapak Rizal Ramli dan juga sharing menarik dengan Miss Jinjing dan Arsitek Bandara.

Sejenak bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Bapak Rizal Ramli

Rombongan kami tepat hadir jam 11 di wisma terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Beberapa rekan menjalankan sholat jumat terlebih dahulu, tepat pukul 1 kami sudah berada di Terminal 3 yang baru. Sempat photo-photo sekitar bandara, kemudian tidak berapa lama, kami mengikutin tour rombongan bersama Bapak Rizal Ramli.
Tour berlangsung sangat seru, petugas menjelaskan ke Bapak Rizal Ramli kelebihan bandara. Ada banyak lukisan menarik dan desain kedepannya. Terminal 3 Bandara ini memang masih dalam tahap pengembangan.

Talkshow dengan Rizal Ramli


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia. Rizal Ramli selain melakukan tour bandara juga hadir memberikan talkshow bersama pejabat Angkasa Pura II. Talkshow menjelaskan bagaimana terminal 3 kedepannya, fasilitas unggulan yang siap menampung 25juta wisatawan setiap tahunnya, dengan sensor keamanan berkualitas dan terpercaya, yang akan menjamin keamanan prima bagi wisatawan yang datang ke indonesia.
Selain itu ada sesi Tanya jawab, ada banyak pertanyaan mengenai bandara, salah satunya masalah bagaimana desain entertainment yang akan dibuat untuk kenyamanan wisatawan.

Talkshow dengan Miss Jinjing dan Arsitek bandara


Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow dengan Miss Jinjing dan Arsitek Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Miss jinjing menjelaskan pengalamannya selama ini sebagai wisatawan baik di Indonesia atau luar negeri. Baik pengalaman seru maupun yang tidak menyenangkan.

Yang patut membanggakan adalah arsitek terminal 3 Bandara Soekarno Hatta adalah orang Indonesia. beliau dikesempatannya menjelaskan kualitas, keamanan bangunan dan desain interior Terminal 3 ini.
Yang menarik adalah desain bangunan ini berkesinambungan dengan terminal yang lain, dihubungkan dengan interior Asli Indonesia yang menjadi ciri khas bandara Soekarno Hatta. Banyak filosofi Tradisi di Indonesia yang menjadi desain dibandara ini, salah satunya adalah bidang miring disetiap kolong. Ini mengingatkan akan beberapa rumah adat di Indonesia yang memiliki atap lebih rendah di pintu masuknya. Tidak lupa banyak karya seniman terkenal negeri ini yang akan hadir diterminal ini.

Pak Benyamin, Arsitek terminal 3 mengatakan bahwa bandara ini akan berbeda dengan bandara lain seperti bandara Changi, karena perbedaan jenis bandaranya. Bandara Changi adalah bandara Hub dimana menjadi bandara transit, sedangkan bandara Soekarno Hatta adalah Bandara origin. Dari sisi fasilitas akan berbeda, seperti kursi tidur, ataupun capsul hotel.

Kehebatan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta





Seperti yang saya bahas di atas, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini, memiliki sistem monitoring yang tangguh, bisa melayani hingga 25 juta penumpang beserta koper yang dibawanya. Airport Security Systemnya mampu mendeteksi wajah penumpang dan mencocokan dengan database yang dimiliki jadi bisa tahu mana saja penumpang yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Sering kehilangan barang dibagasi atau koper sering rusak. Tenang saja di Terminal 3 ini, aka nada sistem Baggage Handling System level 5 (BHS 5), sistem ini meminimalisir kontak koper atau barang bawaan penumpang dengan tangan manusia, dimana semua sudah terintergasi dengan barcode. Dan sistem ini bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. Dan masih banyak lagi.

Ada louge khusus untuk penumpang prioritas. Yang dibuat sangat nyaman, khusus dibuat untuk penumpang prioritas yang ada.

Pilar-pilar yang dibuat miring  mengingatkan saya akan rumah tradisional indonesia, dan garis-garis dilangitnya mengingatkan saya akan penghubung kepulauan di Indonesia. liukannya mengingatkan akan gelombang laut indonesia.

Listrik masih menjadi momok menakutkan di Indonesia, pihak Angkasa Pura paham betul urusan itu, karena hal tersebut mereka sudah menyiapkan genset-genset yang akan membackup bila listrik mati. Ups juga disediakan, bila listrik mati, maka UPS akan membackup sementara sebelum genset menyala dalam 6 detik.

Tehnlogi lainnya adalah Intelligence Building Management sistem yang bisa mengatur pengeluaran listrik dan air. Tak lupa ada Rain Water System yang bisa menampung air hujan menjadi air bersih. Dan juga ada recycle water, yang mengolah air toilet hingga bisa menjadi air toilet lagi.

Tak lupa aka nada inner garden,  yang akan hadir menjadi landscape sebelah kanan disepanjang terminal arrival. Dan sebelah kiri aka nada berbagai karya seni anak bangsa.

Untuk entertainment, terminal 3 direncakanan akan ada teater atau lokasi pertunjukan, area cormecial, tempat makan, took pakaian, took buku dan masih banyak lagi yang lainnya.
Untuk sementara sebelum lebaran terminal 3 bandara soekarno hatta hanya membuka 5 rute domestic garuda, yaitu Jogja, Solo, Semarang atau padang.

Saya pribadi dan Team dari Weekend Project menyambut gembira inovasi yang diberikan oleh Angkasa Pura II.


Salam Hangat


Dita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post