Latest News

Rabu, 10 Agustus 2016

Inovasi Infrastruktur untuk Indonesia

Inovasi Infrastruktur untuk kejayaan Indonesia
Jalanan yang mulus di Lombok Tengah

Impian rakyat Indonesia

pose didepan kapal TNI di Pulau Rote
Saya tumbuh besar di kota Malang, dimana sebagai salah satu kota besar di Jawa, bisa dibilang saya tidak punya kendala dengan masalah infrastruktur,  di daerah  sekitar lingkungan saya. Saya tumbuh besar dengan infrastruktur yang memadai.  Berangkat sekolah dan kemana saja terasa mudah bagi saya. Jalanan yang nyaman, jembatan-jembatan yang kokoh. Problem yang saya temui mungkin hanya beberapa jalan yang berlubang, tapi itu tidak lama karena pasti segera akan diperbaiki.

Infrastruktur yang memadai itu saya yakini sebagai salah satu penyebab prestasi teman-teman sekolah saya, mereka sekolah berangkat sekolah dengan nyaman, gedung sekolah yang nyaman dan masih banyak lagi. Akan tetapi sejarah mencatat bahwa tidak hanya pelajar dari kota besar saja yang berprestasi akan tetapi pelajar dari daerah terpencil juga banyak yang bagus. Namun bila infrastruktur semakin bagus untuk anak-anak daerah pelosok indonesia, tentu saja hal ini akan sangat membantu  mereka dalam belajar.

Pulau Ndana, salah satu pulau tidak berpenghuni ditapal batas Indonesia
Saya selalu miris melihat anak-anak yang harus berjuang melewati sungai atau jembatan yang rusak untuk berangkat dan pulang sekolah. Andai jembatan lebih baik, tentu saja sangat menunjang proses belajar mengajar. Saya yakin juga prestasi mereka akan lebih baik, efek kedepannya saya yakin Indonesia akan semakin maju.
Nyanyian anak pesisir


Saat saya sudah tumbuh dewasa, keluar dari kota Malang dan pindah kerja, Hoby traveling membawa saya keliling indonesia, belum semua tempat tapi daerah pesisir indonesia selalu menjadi favorit saya. Apalagi daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Negara lain atau dengan lepas pantai.
Saya pribadi ingin mengatakan bahwa kita tidak bisa lagi mengatakan infrastruktur di Indonesia tidak bagus, karena saat melihat langsung kesana, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah melakukan banyak hal. Terakhir saya menjelajah pulau Rote, pulau paling selatan Indonesia, dimana titik nol paling ujung selatan Indonesia berada di pulau ini. Pulau yang harus menyebarang 2 -3 jam dari Kupang mengunakan ferry, bisa dibilang Sudah cukup maju, infastruktur disana bisa dibilang tidak ketinggalan jauh dari pulau jawa, bahkan jalanannya lebih mulus daripada jalanan di Jakarta. sarana ibadah juga tersedia, bahkan disebuah pulau-pulau kecil tidak berpenghuni sekalipun.

Satu hal yang kurang mungkin adalah sarana pendidikan ditingkat Universitas, karena jawaban sama yang selalu saya dapat dari anak-anak pesisir tentang mimpi mereka adalah “Kuliah di Jawa” mungkin keserdiaan universitas berkualitas bisa menjadi perhatian Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR) dan Kementrian (pendidikan.
Tapi diluar hal tersebut, fasilitas lainnya sudah cukup memadai, geliat kehidupan baik pendidikan dan perekonomian sudah nampak terasa dihampir seluruh pelosok indonesia.
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR) sudah menjalankan fungsinya dengan baik. Daerah diluar pelosok indonesia sudah memiliki infrastruktur yang cukup merata. Mungkin belum sampai daerah pedalaman tapi akses jalanan, rumah ibadah dan jembatan sudah cukup merata, kini pembangunan tidak hanya ada di pulau Jawa saja, tapi sudah merata kesemua pulau di Indonesia.
Budaya gotong royong 

Bila diijinkan memberikan masukan untuk Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berdasarkan pengamatan saya pribadi.
1.      Pentingnya Kementrian PUPR melibatkan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur. Karena selain masyarakat lebih tahu kebutuhan mereka juga agar ada rasa memiliki. Bila rasa memiliki ada, dijamin masyarakat akan lebih menjaga infrastruktur yang dibangun. Apalagi indonesia terkenal dengan budaya gotong royongnya.
2.      Lebih banyak melibatkan putra-putri daerah dalam pembangunan infrastruktur, karena ide-ide cemerlang saya yakin datang dari mereka yang merasakan situasi setiap hari.
3.      Lebih focus pada infrastruktur vital dan penunjang pendidikan. Karena disanalah masa depan bangsa digantungkan.

Sekian pendapat singkat saya, semoga berkenan karena kemajuan bangsa ditunjang semua pihak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post