Latest News

Senin, 25 September 2017

Social Media Kini : Media Session Tetra Pak Index 2017



Memenangkan Konsumen yang Saling Terhubung Secara
Digital di Indonesia


Temuan dari Tetra Pak Index 2017 mengungkapkan bahwa perilaku konsumen
mengalami perubahan dan kemasan memegang peranan penting untuk membangun
engagement yang lebih mendalam

Kita dan Social Media 


Dunia di gital sekarang ini berkembang sangat pesat, dan saya rasa Indonesia adalah salah satu tempat terbaik dalam usaha digital, as konsumen, saya rasa dunia digital sangat memudahkan kita dalam bertraksaksi, paling tidak itu yang terjadi disekitar saya, teman-teman saya yang tinggal diluar negeri selalu iri dengan kemudahan yang diterima di indonesia. Salah satunya adalah layanan pesan antar makanan yang begitu mudah dengan apps. Dan banyak kemudahaan lainnya 

Konsumen Indonesia Kini


hasil riset dari Tetra Pak Index 2017 yang baru diluncurkan pertengahan September lalu, pemilik brand saat ini menghadapi situasi yang lebih menantang dan kompleks. Di Indonesia rumah bagi lebih dari 132 juta pengguna internet dimana 40% diantaranya adalah pengguna aktifsosial media . memenangkan konsumen yang memiliki informasi luas berkat digital, mengharuskan pemilik brand untuk berpikir kreatif agar pesan yang ingin mereka sampaikan dapat diterima oleh konsumen secara tepat.

"Pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi millennial dan generasi Z; generasi yang lahir di era digital, dimana smartphone dan belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian mereka. Penting bagi pemilik brand untuk memikirkan strategi yang tepat dalam mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Brand yang ingin terlibat dengan konsumen yang serba terhubung ini perlu memahami hal apa yang mendorong mereka, dan bagaimana menciptakan pengalaman menarik bagi brand, yang bisa dirasakan baik secara online dan offline," ujar Gabrielle Angriani, Communications Manager Tetra Pak Indonesia.  Mengusung tema 'The Connected Consumer', edisi ke-10 dari Tetra Pak Index menggali lebih jauh dunia digital dan konsumen online, serta bagaimana mereka terhubung dengan brand makanan dan minuman. Menjangkau dan terhubung dengan kelompok konsumen yang sedang tumbuh ini sangatlah penting. Dibandingkan dengan tahun lalu, pertumbuhan penguna internet di Indonesia mencapai 51% atau sekitar 45 juta pengguna, diikuti dengan pertumbuhan sebesar 34% pengguna aktif sosial media. Konsumen yang mengakses sosial media melalui mobile juga meningkat sebesar 39%. Tingkat pertumbuhan yang cepat ini mendorong pemilik brand di Indonesia untuk mengambil langkah perubahan dan mengembangkan strategi untuk menjangkau konsumen yang saling terhubung secara digital ini.


Wibisono, Marketing Director Tetra Pak Indonesia menyampaikan, "Desain kemasan merupakan cara yang efektif untuk membangun brand melalui pengalaman multi-sensorik.” Ia menambahkan, "Brand bisa memanfaatkan kemasan sebagai alat pemasaran utama untuk menarik perhatiankonsumen. Di Tetra Pak, kami menginisiasi penggunaan teknologi digital baru seperti augmented reality dalam kemasan kami untuk membantu brand memikat dan terhubung dengan konsumen generasi baru ini.”

Sebagai perusahaan global pemimpin inovasi dalam industri pemrosesan dan pengemasan pangan, Tetra Pak menyediakan solusi lengkap melalui peluncuran Tetra Pak Index 2017, yang dapat memperluas penggalian wawasan, teknologi manfukatur, hingga proses pemasaran yang dapat membantu pelaku bisnis di dunia yang saling terhubung ini. Konsumen yang saling terhubung mendorong brand untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dalam dan bermakna. Tetra Pak hadir untuk membantu brand memanfaatkan ide dan kemasan produk inovatif sebagai medium penting untuk meningkatkan keterlibatan konsumen. Untuk mengunduh hasil riset Tetra Pak Index 2017 kunjungi http://www.tetrapak.com/about/tetra-pakindex

TENTANG TETRA PAK 

Tetra Pak adalah perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman. Bermitra erat dengan pelanggan dan pemasok, kami menyediakan produk yang aman, inovatif dan berwawasan lingkungan yang setiap hari digunakan untuk memenuhi kebutuhan ratusan juta orang di lebih dari 170 negara di seluruh dunia. Dengan lebih dari 24.000 karyawan di seluruh dunia, kami percaya akan kepemimpinan industri yang bertanggungjawab dan pola pendekatan usaha yang berkelanjutan. Moto kami, “MELINDUNGI YANG BAIK™," mencerminkan visi kami untuk menghadirkan makanan dan minuman yang aman dan tersedia, di manapun juga.  Informasi lebih lanjut tentang Tetra Pak dapat diakses di www.tetrapak.com

Tentang Berry Kitchen 

Berawal dari seorang wanita "picky" yang selalu kesulitan mencari makan siang, dimulailah Berrykitchen.com, Kami ada dengan sebuah tujuan, menjadi solusi makan pagi, siang , dan malam anda dimanapun anda berada.
Dengan berbagai macam produk yaitu Lunch catering, Ready to eat, dan paket masak Ready to cook, kami berharap bahwa kami dapat memudahkan hidup anda, dalam mencari kebutuhan makan atau masak anda.
Lembar Fakta
Kesimpulan dari temuan-temuan Tetra Pak Index 2017 adalah:

1. Sebuah Dunia Penuh dengan Komentar Konsumen
Media digital, blog/forum dan media sosial sedang tumbuh pesat. Dalam dunia online dimana
setiap orang memiliki suara, brand tidak dapat berkomunikasi secara lantang seorang diri.
Mereka perlu terlibat secara proaktif, menumbuhkan konten buatan dari pengguna, belajar
dari dan bermitra dengan blogger, dan memanfaatkan kekuatan Super Leaders untuk
menyebarkan dan memperkuat pesan mereka.

2. Mobile adalah Raja
Dunia online semakin mengarah ke mobile-sentris, terutama di pasar yang sedang
berkembang, dengan seringkali melewatkan desktop begitu saja. Dapat mencontoh Cina yang
cenderung maju dalam mempelajari tren terbaru. Brand perlu memulai strategi mobile-first,
dimana sebenarnya Amerika Serikat sudah mulai beralih ke "mobile-only" untuk dapat
mengimbangi tipe konsumen on-the-go.

3. Kepercayaan, Sentimen, & Pengaruh
Dengan adanya kepercayaan dalam sebuah krisis, kosumen semakin mempercayai “orangorang
Seperti kita” yang memiliki nilai, prioritas dan pandangan hidup yang mewakili mereka.
Brand perlu menunjukkan bahwa konsumen juga memiliki ciri-ciri yang sama; untuk lebih
transparan dan berbicara dengan kejujuran serta keaslian yang lebih besar, sambil
memanfaatkan “sosok nyata” sebagai para pendukung brand. Masyarakat percaya bahwa
perusahaan harus dapat memimpin dan berada di belakang konsumen untuk mendukung isu
yang konsumen percaya.

4. Segmentasi & Super Leaders
Perilaku online telah melampaui demografi konvensional dan memerlukan segmentasi
konsumen baru. Kelompok paling aktif dan paling sosial dari semua konsumen yang terhubung
adalah Super Leaders: pengadopsi paling awal, influencer dan trendsetter. Karena terkoneksi
dengan baik dan sangat vokal, mereka bisa menjadi sumber terbaik untuk mengadvokasi brand
maupun memberikan wawasan tentang pasar.

5. Di mana & Bagaimana Caranya Untuk Terlibat
Super Leaders sangat terbuka terhadap engagement, di mana hampir setengahnya memiliki
interaksi sehari-hari dengan brand di media sosial. Mereka sangat mengharapkan brand untuk
menanggapi ulasan dan komentar mereka, yang sebagian besar cenderung didasarkan pada
pengalaman positif. Respon semacam itu memiliki dampak yang sangat baik pada persepsi
brand, dan menggarisbawahi pentingnya keterlibatan.

6. Pentingnya Konsistensi
Seiring berkembangnya saluran-saluran komunikasi dan semakin banyak cara untuk
berinteraksi dengan konsumen, brand perlu bekerja lebih keras untuk menciptakan pesan yang konsisten dan customer journey yang mulus ke beberapa medium. Ponsel semakin
memberikan ‘perekat’ yang menghubungkan pengalaman "omnichannel" ini.

7. Dari “Push” ke “Pull”
Sebagian besar Super Leaders mencari informasi setidaknya sekali dalam perjalanan
pembelian mereka, terutama sebelum membeli yaitu sebanyak 81%. Media sosial memiliki
peran yang kuat untuk dimainkan, namun situs brand "tradisional" tetap menjadi sumber
informasi penting.

8. In-store Masih Sangat Penting
Makanan dan minuman masih banyak dibeli secara offline dan pemasaran di dalam toko tetap
harus diperhatikan untuk memasarkan produk. Peran digital juga penting di sini, yang dapat
mempengaruhi lebih dari setengah dari semua pembelian di dalam toko.

9. Kebangkitan E-commerce
E-commerce berkembang di seluruh penjuru dunia dan diperkirakan mencapai sekitar 10%
dalam penjualan makanan pada tahun 2021. Hal ini menyebabkan gangguan pada rantai nilai,
dengan pemain utama seperti Amazon yang menjanjikan lebih banyak inovasi yang akan
datang. Dalam hal ini, ponsel semakin menguatkan posisinya dalam menjadi alat belanja
pilihan di masa depan. 

10. Pentingnya Kemasan
Saat konsumen sekarang senang mencari pengalaman pribadi dari brand, paket digital yang
unik, AR dan pencetakan khusus, maka hal ini memberikan peluang baru bagi brand untuk
membangun engagement lebih dalam dengan konsumen, dan yang terpenting, dapat
berhubungan langsung dengan konsumen melalui kemasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post